Monday, July 26, 2010

SEKILAS TENTANG QALBU

Qalbu terbagi menjadi 2 jenis:

1. Qalbu Jasmaniyah , iaitu jantung dianggap sebagi pusat
kehidupan manusia.
2. Qalbu Ruhaniyah , iaitu yang merasakan dan memahami. Lebih jauh lagi qalbu ini yang akan dapat mengenal Allah Ta’ala maka disebut pula
Qalbu Rabbaniyah.

Nabi SAW mengibaratkan qalbu sebagai singgasana raja. Siapa yang mendudukinya, maka jadilah ia raja. Baiknya seorang raja, akan mengakibatkan baik pula seluruh rakyat dan tentaranya. Tetapi buruknya seorang raja, akan mengakibatkan buruk pula seluruh rakyat dan tentaranya.

Dari Abu Hurairah R.A, Rasulullah SAW bersabda : “Manusia, dua matanya itu pemberi
petunjuk. Kedua telinganya itu corong. Lidahnya itu juru bahasa, Kedua tangannya itu
sayap. Kedua kakinya itu pos. Dan hatinya itu raja. Apabila raja itu baik, niscaya baiklah
tentara-tentaranya”. [HR Abu Na’im dan Thabrani].

Sesungguhnya di dalam diri manusia terjadi peperangan perebutan singgasana qalbu, antara nafs (Al Muthmainnah) dan hawa nafsu serta syahwat. Kebanyakan manusia akan mendapatkan bahwa peperangan tersebut dimenangkan oleh hawa nafsu dan syahwatnya. Nafsnya kalah, dan dipenjara, dikepompongi oleh hawa nafsu dan syahwat. Akibatnya seluruh aktivitas manusia yang singgasana qalbunya diduduki oleh hawa nafsu dan syahwat inilah kondisi yang buruk. Seluruh aspek amalnya menjadi rusak karena hal tersebut.

Namun apabila nafs yang menjadi rajanya, maka hawa nafsu dan syahwatnya akan digembalakan. Kapan diperlukan, akan digunakan. Kapan tidak dibutuhkan, akan dijaga baik-baik. Inilah yang akan menyebabkan baik seluruh amalnya.

Rasulullah SAW bersabda, “Dalam diri manusia itu ada segumpal darah, yang apabila
baik maka baik seluruhnya, tetapi apabila buruk maka buruk seluruhnya, itulah
qalbu”.
[HR. Bukhari]

No comments:

Post a Comment